You're ten and I'm zero
Malam ini, hal yang paling aku benci adalah melihat namamu dan fotomu di home facebook-ku. Kenapa? Aku ingin menghilangkanmu dari memoriku, tapi.. Ya lagi-lagi aku hanya bisa mengatakan "tapi". Akhirnya untuk yang kesekian kalinya aku tidak bisa menahan tanganku untuk mengklik namamu, dan akhirnya munculah profilmu. Lengkaplah ku lihat berbagai informasi tentangmu. Foto-fotomu dengan teman-temanmu, update statusmu, dan wall dari teman-temanmu, semakin seru untuk ku jelajahi. Sampai akhirnya aku sadar, kamu telah menjadi "seseorang". Kamu semakin hebat, gayamu, prestasimu, membuat banyak orang ingin mengenalmu dan lebih dekat denganmu. Kamu semakin "tinggi" sekarang. Tiba-tiba aku melihat diriku sendiri dengan cermin ajaib, aku masih 0! Belum ada apa-apa yang bisa aku pamerkan. Aku masih menjadi seseorang yang biasa-biasa saja, tak ada yang spesial. Nyaliku menjadi kerdil, aku tidak pantas bersamamu. Itu yang ku tanamkan dalam hati. Seperti potongan lirik...